Nutrisi Yang Baik Menjadi Faktor Utama Kelancaran Produksi ASI

 

Ada banyak faktor yang mempengaruhi produksi ASI. Bisa dari makanan, cara menyusui, gaya hidup dan lainnya. ASI memberikan efek yang luas biasa bagi si kecil. Tidak hanya mempengaruhi kesehatan, tapi juga perkembangan otaknya. Namun terkadang kualitas asi menurun dan ibu tidak bisa menyusui dengan baik. sudah konsumsi saripati ayam untuk melancarkan asi, namun hasilnya belum maksimal. Mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi produksi asi anda.

Faktor Utama Mempengaruhi Produksi ASI

Salah satu faktor penting yang mempengaruhi asi adalah nutrisi yang dikonsumsi ibu. Nutrisi ini harus dipenuhi mulai saat hamil hingga masa menyusui. Ada banyak nutrisi yang bisa membuat asi berkualitas dan lancar. Misalnya pro vitamin A (betakaroten), vitamin A, B,C dan K, fosfor, kalsium, serat, zat besi dan lainnya. semua nutrisi itu harus dipenuhi oleh ibu sejak masa kehamilan.

Nutrisi tersebut bisa didapat dari makanan atau multivitamin. Tidak hanya makanan yang mempengaruhi jumlah asi. Namun juga jumlah cairan yang ibu dapatkan setiap harinya, kandungan didalam asi sebagian besar air. Jika ibu kekurangan air dan mengalami dehidrasi, bisa menyebabkan produksi asi terganggu. Ibu juga membutuhkan lebih banyak cairan setiap harinya. Perbanyak konsumsi air putih setiap hari.

Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, ibu bisa konsumsi multivitamin. Setiap ibu membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda-beda. Jika anda butuh lebih banyak nutrisi, cobalah konsumsi multivitamin yang bisa memperlancar asi. Salah satunya saripati ayam untuk melancarkan asi. Produk ini mengandung berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Anda tidak perlu membuatnya sendiri, karena sekarang sudah ada produk siap makan dengan merk saripati ayam.

Selain memperhatikan asupan cairan dan makanan, anda juga harus mengurangi konsumsi makanan yang bisa mengurangi produksi asi. Terutama makanan atau minuman yang memiliki sifat diuretik. Sifat ini membuat tubuh lebih cepat mengeluarkan cairan, contohnya seperti cokelat, kopi, soda dan lain sebagainya. Anda harus tahu makanan dan minuman yang baik dikonsumsi untuk ibu menyusui dan yang tidak.

Produksi asi juga dipengaruhi oleh faktor internal. Psikologis ibu juga bisa mempengaruhi kelancaran asi. Ibu harus bisa rileks dan terhindar dari stress, melakukan berbagai hal menyenangkan dan mendapat dukungan dari lingkungan. Faktor ini juga bisa membantu ibu terhindar dari baby blues. Ibu yang bahagia akan terhindar dari cemas, stress dan marah.,sehingga produksi hormon oksitosin meningkat dan produksi asi semakin lancar.

Booster Untuk Melancarkan ASI

Seperti penjelasan sebelumnya, melancarkan asi bisa menggunakan multivitamin atau produk tambahan. Anda banyak produk melancarkan asi di pasaran. Ada yang berbentuk kapsul, susu, minuman dan lain sebagainya. Salah satu produk yang bisa anda konsumsi adalah saripati ayam. Anda tidak perlu membuat saripati ayam sendiri. karena proses ekstraknya cukup sulit. Sekarang sudah ada brand saripati ayam yang mengandung 100% saripati ayam.

Produk ini diproses dengan teknologi tinggi, sehingga menghasilkan saripati ayam yang berkualitas tinggi. Produk ini mengandung berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Tidak hanya melancarkan asi, tapi juga membuat tubuh lebih sehat. Terdapat kandungan protein, kalori, vitamin dan berbagai jenis mineral lainnya. buat ibu yang produksi asinya terganggu, produk ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

Tinggal dikonsumsi setiap hari dan imbangi dengan berbagai jenis makanan memperlancar asi. Saripati ayam untuk melancarkan asi bisa menjadi kombinasi yang tepat untuk ibu.

Yuk Ikuti Moment-Moment Mendebarkan Perkembangan Janin Anda!

Memiliki seorang anak adalah hal yang paling didamba oleh semua pasangan. Tidak jarang pasangan yang belum dikaruniai seorang keturunan akan mencoba berbagai macam cara agar bisa hamil. Lalu bagi mereka yang telah diberikan kesempatan, mengabadikan perkembangan janin dari usia satu bulan hingga ia lahir adalah salah satu moment indah sekaligus mendebarkan. Bagaimanakah tahapan perkembangan seorang bayi dalam kandungan? Apa sajakah bagian tubuhnya yang mulai berkembang pada setiap minggunya? Pasti Anda penasaran bukan?

Tahapan Perkembangan Bayi

Umumnya masa kehamilan berlangsung selama 40 minggu terhitung dari Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Perkembangan janin pada tri semester pertama sangat penting karena pada masa-masa inilah pembentukan organ dalam seorang manusia. Untuk lebih jelasnya, inilah info selengkapnya.

  1. Minggu ke 1 – ke 4

Sel telur yang telah dibuahi oleh sel sperma akan membentuk 100 sel yang akan menjadi sebuah janin. Sel ini akan terus membelah dan menjadi embrio yang akan menempel pada dinding rahim. Embrio berkembang membentuk tiga lapisan yaitu endoderm, mesoderm, dan ektoderm. Lapisan inilah yang akan menjadi cikal bakal organ dalam seperti jantung, otak, tulang, otot, sistem pencernaan, sistem reproduksi dan sistem syaraf.

 

Embrio berhasil menempel pada dinding rahim dengan sempurna, diikuti pembentukan plasenta dan ari-ari. Pada minggu ke 4, jantung sudah terbentuk beserta seluruh pembuluh darahnya. Pembentukan organ bagian dalam ini sangat penting, oleh sebab itu untuk menghindari terjadinya kelainan atau kesalahan dalam proses pembentukannya, ibu sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting seperti asam folat, DHA dan omega 3.

 

  1. Minggu ke 5 – ke 8

Pembentukan tangan sudah dimulai pada minggu kelima, akan tetapi jari-jarinya masih belum sempurna. Pada masa ini, ukuran embrio masih sebesar kacang polong yaitu sekitar 12mm. Sistem pencernaan sedang dalam masa pembentukan juga. Minggu ketujuh, embrio akan berukuran sekitar 19mm. Embrio sudah bisa disebut sebagai janin karena bentuknya sudah terlihat seperti manusia.

 

  1. Minggu ke 9 – ke 12

Pada minggu ini, janin akan terlihat lebih jelas. Mata sudah nampak lebih besar dan berwarna, mulut dan lidah juga sudah terbentuk dengan sempurna. Pada minggu ke 10, janin berukuran sekitar 7,5 cm. Kepalanya masih nampak lebih besar dari tubuhnya. Jantung sudah berdetak dengan kecepatan 180 kali per menit.

 

  1. Minggu ke 13 – ke 17

Berat janin mencapai 60 – 120 gram. Pada awal minggu ke 13, tulang janin sudah mulai mengeras. Ia akan mulai tidur, bermimpi kemudian bangun. Orang tua sudah bisa melihat jenis kelamin calon bayi pada minggu ke 16.

 

  1. Minggu ke 18 – ke 22

Ukuran janin mencapai panjang sekitar 25 cm hingga 28 cm dengan berat antara 227 – 454 gram.  Pada usia ini, janin sudah bisa memberikan respon atau suara yang ia dengar dari luar.

 

  1. Minggu ke 23 – ke 26

Organ dalamnya seperti pankreas dan paru-paru sudah berfungsi secara optimal. Wajahnya pun sudah terlihat lebih jelas. Jika janin bisa mencapai usia ini, maka kemungkinan besar ia akan dapat dilahirkan dengan sempurna.

 

  1. Minggu ke 27 – ke 31

Semua organ tubuh menunjukkan kemajuan yang cukup pesat. Pada beberapa kasus, janin di usia ini sudah bisa dilahirkan meskipun nantinya akan memiliki resiko cacat atau berat badan kurang.

 

  1. Minggu ke 32 – ke 36

Janin sudah semakin membesar dan bergerak lebih banyak. Tidak jarang ia akan menendang perut ibunya. Kulit janin akan berwarna pink dan sangat halus.

 

  1. Minggu ke 37 – ke 40

Usia terakhir kehamilan, ukuran janin yang semakin besar membuat kondisi di dalam rahim terasa sesak sehingga ia tidak lagi banyak bergerak. Semua organnya telah berfungsi dengan sempurna sebagai persiapan lahir.

Mengikuti setiap perkembangan janin melalui USG setiap bulan akan memberikan rasa haru dan mendebarkan bagi para orang tua. Melihat bahwa calon bayi mereka tumbuh dengan sempurna akan menjadi hal terindah yang akan didapatkan.

25 Nama Bayi Romawi Kuno Untuk Anak Laki-Laki

Budaya Romawi kuno masih berhasil menggairahkan kita dan memunculkan perasaan saat mistis dan halus. Namun, saat ini, hanya beberapa bangunan, beberapa tradisi, dan legenda yang tersisa. Dan, sisa-sisa kekaisaran yang dulu mewah juga menyertakan namanya.

Banyak orang masih suka memberi anak muda mereka nama Romawi. Jadi, jika Anda berpikir dengan cara yang sama, atau hanya menyaring pilihan, koleksi kami dari beberapa nama bayi laki-laki Romawi Kuno yang terkenal untuk anak laki-laki pasti akan membantu Anda untuk menemukan nama yang keren untuk jagoan Anda.

 

Nama bayi laki-laki Romawi Kuno

  1. Maximus:

Itu berasal dari kata Latin Maximus yang berarti hebat. Itu adalah nama biarawan terkenal Saint Maximus.

  1. Oktavius:

Itu berasal dari nama kaisar Romawi yang bersejarah, Augustus.

  1. Lain:

Itu adalah nama kaisar Romawi yang berumur pendek.

  1. Porcius:

Nama ini diambil dari kata Latin porcus yang berarti babi. Salah satu pembawa nama yang terkenal adalah negarawan Romawi Marcus Porcius Cato.

  1. Regulus:

Namanya menyiratkan pangeran atau raja kecil. Jika Anda ingin memperlakukan putra Anda seperti seorang pangeran, Anda dapat memanggilnya dengan nama ini.

  1. Rufus:

Namanya berarti berambut merah, dan itu adalah nama panggilan raja Inggris yang populer, William II Rufus.

  1. Sabinus:

Itu berasal dari nama Latin Sabine. Sabine adalah orang-orang kuno, yang dulu tinggal di Italia tengah modern.

  1. Seneca:

Itu berasal dari kata Latin senectus yang berarti tua.

  1. Septimus:

Ini berarti ketujuh dalam bahasa Latin dan putra ketujuh dari keluarga mendapatkan gelar ini di zaman kuno.

  1. Tatius:

Dalam sejarah Romawi, Titus Tatius adalah pemerintahan Sabines.

  1. Titus:

Itu berasal dari kata Latin titulus yang berarti ‘gelar kehormatan’. Salah satu pembawa nama yang populer adalah raja Sabine Titus Tatius.

  1. Valen:

Namanya berarti ‘kuat’ dan ‘sehat’. Itu menjadi populer setelah nama Santo Valentine.

  1. Aelius:

Itu berasal dari karya Yunani Helios yang berarti Sun.

  1. Albanus:

Berasal dari kata Latin Alba yang berarti putih.

  1. Augustus:

Itu berasal dari kata Latin augere yang berarti rentan atau hebat.

  1. Avitus:

Ini adalah salah satu nama keluarga Romawi populer yang berarti ‘leluhur’.

  1. Brutus:

Namanya menyiratkan berat, dan itu menjadi populer setelah nama pendiri terkenal Republik Romawi, Lucius unius Brutus.

  1. Caesar:

Itu berasal dari kata Latin ‘caesaries’ yang menyiratkan berbulu. Salah satu pembawa nama yang terkenal adalah Julius Caesar.

  1. Drusus:

Makna batin dari nama itu menyiratkan kuat.

  1. Fabius:

Berasal dari kata Latin faba yang berarti kacang.

  1. Felix:

Nama kekanak-kanakan berarti ‘beruntung’ atau ‘sukses’, dan itu adalah nama panggilan jenderal Romawi populer Sulla.

  1. Festus:

Namanya berarti festival atau liburan.

  1. Gallus:

Dalam bahasa Latin, namanya berarti ayam jago.

  1. Hilarius:

Berasal dari kata Latin ‘hilaris’, artinya ceria.

  1. Junius:

Terinspirasi oleh nama dewi Romawi Juno, itu menjadi nama kekanak-kanakan yang populer. Salah satu pembawa nama yang bangga adalah pendiri Republik Romawi, Lucius Junius Brutus.

Mengenal Penyebab Kolik Pada Bayi

Menangis adalah hal yang normal pada bayi. Pada enam hingga delapan minggu, bayi biasanya menangis selama dua hingga tiga jam sehari. Tetapi bayi dengan kolik akan menangis tersedu-sedu selama beberapa jam pada suatu waktu dan sering kali lebih buruk di malam hari.

Kolik biasanya dimulai dalam beberapa minggu pertama kehidupan dan mencapai puncaknya sekitar 6 hingga 8 minggu. Ini sering berhenti pada saat bayi berumur 4 bulan, dan paling lambat 6 bulan.

Anda juga mungkin memperhatikan bahwa wajah bayi Anda menjadi memerah, dan mereka dapat mengepalkan tangan mereka, menarik lutut mereka ke atas perut mereka, atau melengkungkan punggung mereka.

Jika bayi Anda mengalami kolik, ia mungkin tampak dalam kesulitan. Namun, semburan tangisan tidak berbahaya dan bayi Anda akan terus menyusu dan menambah berat badan secara normal. Tidak ada bukti jelas bahwa kolik memiliki efek jangka panjang pada kesehatan bayi.

Bayi dengan kolik biasanya tidak memiliki kondisi medis yang mendasarinya. Namun, Anda harus mengunjungi dokter jika bayi Anda menangis berlebihan. Ini agar dokter Anda dapat mengesampingkan kondisi yang mungkin menyebabkan bayi Anda menangis, seperti eksim atau penyakit gastro-oesophageal reflux (GORD). GORD adalah suatu kondisi di mana asam lambung bergerak keluar dari lambung dan masuk ke kerongkongan (pipa makanan).

Apa yang menyebabkan kolik?

Penyebab kolik tidak diketahui, tetapi sejumlah teori telah disarankan. Ini termasuk gangguan pencernaan, angin yang terperangkap atau sensitivitas usus sementara terhadap protein dan gula tertentu yang ditemukan dalam ASI dan susu formula.

Namun, ada sedikit bukti kuat untuk mendukung teori-teori ini. Kolik terjadi secara merata pada anak laki-laki dan perempuan, dan pada bayi yang disusui atau diberi susu botol. Kolik dianggap lebih umum pada bayi yang ibunya perokok atau yang merokok saat mereka hamil tetapi buktinya tidak konklusif.

Meringankan kolik dengan cara menghibur

Tidak ada cara ‘terbaik’ untuk mengurangi gejala kolik, yaitu dengan menghiburnya. Bayi yang berbeda merespons metode yang berbeda, jadi Anda mungkin harus melihat apa yang paling cocok untuk Anda. Ingat bayi Anda tidak sehat atau sakit. Ini bukan salahmu.

Saran-saran di bawah ini mungkin dapat membantu Anda, diantaranya seperti:

  • Gendong bayi Anda selama episode tangisan, dan bungkus dengan pas dengan selimut atau gendongan bayi.
  • Tetap tenang dan bicaralah dengan lembut kepada bayi Anda.
  • Periksa bayi Anda tidak perlu menyusu atau mengganti popok.
  • Kembangkan pola makan dan tidur harian yang teratur.
  • Jangan terlalu merangsang bayi Anda.
  • Gelapkan ruangan untuk tidur siang.
  • Cobalah teknik-teknik yang menenangkan seperti pijat bayi, goyang lembut atau tepukan, atau mandi air hangat.
  • Tawarkan boneka.
  • Cobalah untuk menenangkan bayi Anda sebelum menjadi terlalu lelah.
  • Cobalah untuk tidak mengagetkan bayi Anda, mis. dengan gerakan cepat.
  • Periksa rumus sedang dibuat dengan benar, jika Anda menggunakannya.
  • Bicaralah dengan dokter atau profesional kesehatan lainnya.

Kapan harus segera menghubungi dokter Anda?

Sejumlah tanda dan gejala mungkin menunjukkan bahwa bayi Anda sakit parah. Sangat disarankan untuk langsung menghubungi dojter jika buah hati Anda mengalami beberapa hal di bawah ini:

  • Memiliki tangisan terus menerus yang lemah dan bernada tinggi
  • Tampaknya floppy ketika Anda mengambilnya
  • Membutuhkan kurang dari sepertiga jumlah cairan yang biasanya
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya
  • Memuntahkan cairan hijau
  • Melewati darah di tinja mereka
  • Mengalami demam seperti 38 ° C atau lebih (jika mereka kurang dari tiga bulan) atau 39 ° C atau lebih (jika mereka berusia tiga hingga enam bulan)
  • Memiliki fontanelle yang menggembung (titik lunak di bagian atas kepala bayi)
  • Memiliki fit (kejang)
  • Merubah menjadi biru, bernoda atau sangat pucat
  • Memiliki leher yang kaku
  • Memiliki masalah pernapasan, seperti bernapas cepat atau mendengus saat bernapas
  • Memiliki ruam berbintik-bintik ungu-merah di bagian tubuh mereka (ini bisa menjadi tanda meningitis)
  • Kejang